Review Game RPG Yang Nyaris Sempurna: Divinity – Original Sin 2

Review Game RPG Yang Nyaris Sempurna: Divinity – Original Sin 2. Jika membahas permainan RPG memang tidak hanya sekedar membahas genre yang hanya berasosiasi kuat pada sistem peralatan equipment ataupun serangan damage yang saat ini tampil sebagai angka di layar PC anda.

Pertama kali berakar dari sistem permainan dari sebuah game tabletop – Dungeon & Dragons yang sesuai dengan namanya. Berperan hanya untuk menjadi satu karakter tertentu saja. Menjalankan sebuah petualangan yang dipersiapkan oleh seorang rancangan Dungeon Masters.

Kemudian permainan yang sangat populer ini menemukan jalannya menuju industri game dalam bentuk format digital. Pelan-pelan namun pasti, seiring berjalannya perkembangan teknologi platform gaming, juga akan diintepretasikan ke dalam bentuk.

Terdapat begitu banyak sekali permainan RPG yang berbeda diluar sana, dengan berbagai macam daya tarik yang berbeda-beda. Salah satunya seperti yang ditawarkan oleh Divinity: Original Sin 2.

Tanpa adanya ragu, mereka menyebutnya sebagai calon potensial sebagaimana permainan ekslusif PC paling baik di tahun 2017 lalu. Ia hadir sebagai konsep RPG sesungguhnya, bahwa tidak akan seperti permainan RPG barat ataupun RPG jepang yang hanya berfokus pada narasi satu karakter utama saja. Anda nantinya akan diberikan kesempatan untuk dapat menikmati sebuah kisah melalui perspektif karakter yang anda olah sendiri. Terdapat banyak alternatif rasional, solusi ataupun tidak. Sebuah permainan RPG siap menghabiskan waktu ratusan jam anda tanpa disadari.

Lalu, apa yang sebenarnya yang ditawarkan oleh Divinity: Original Sin 2? Mengapa kami menyebutkan permainan RPG ini nyaris sempurna? Kami akan memberikan review dengan pembahasan yang paling lengkap untuk anda.

PLOT

Review Game RPG Yang Nyaris Sempurna: Divinity - Original Sin 2

Pastinya anda telah melihat angka “2” dalam penawaran yang ia berikan, oleh karena itu tidak mengherankan jika banyak sekali dari anda yang berpikir dan beranggapan bahwa permainan ini merupakan sekuel langsung dari yang pertama Divinity: Original Sin.

Anggapan tersebut memang sangat tepat, akan tetapi mungkin tidak akan berakhir seperti yang anda pikirkan. Divinity: Original Sin 2 akan memulai timelinenya dari 100 tahun lalu di series pertamanya. Oleh karena itu, tidak hanya berbagi semesta yang sama dan mungkin juga beberapa referensi titik, Permainan ini adalah sebuah series yang terpisah dan dapat anda nikmati tanpa perlu anda pahami dan mengerti ataupun harus anda nikmati seri pertamanya terlebih dahulu.

Seperti dalam permainan RPG seharusnya, anda diberikan kebebasan dalam memilih karakter utama yang akan anda gunakan. Ada beberapa karakter yang memiliki cerita latar belakang dan ada juga yang diposisikan sebagai karakter “original” tanpa pendalaman belakang layar. Akan tetapi, dalam cerita utamanya, semuanya akan terbagi menjadi satu benang merah utama jika kita membicarakan tentang plot yang ditawarkan dalam permainan ini.

Anda akan bangun di sebuah kapal asing dan menjadi seorang tawanan dengan kalung Source yang dapat menahan kemampuan anda, hidup kalian sedang berada dalam ancaman, Akan tetapi karena sebuah “keberuntungan”, kapal yang anda tumpangi tersebut secara tiba-tiba mengalami bencana, tenggelam dan terdampar. Seharusnya anda akan dieksekusi di sebuah tempat yang bernama Fort Joy, kini anda sudah mendapatkan kebebasan.

Sejauh pandangan mata, anda dapat melihat persekusi yang sangat kuat dalam kelompok magis yang saat ini dinilai sebagai “penjahat” oleh kelompok-kelompok lainnya. Kemampuan magis mereka dinilai sebagai sebuah alasan kenapa ras makhluk yang berbahaya dan menyeramkan bernama Voidwalker dapat menembus batas waktu dimensi dari satu dimensi ke dunia dimensi lainnya.

Anda akan paham dengan satu garis takdir yang jauh lebih besar telah menanti anda. Menjalankan tugas anda sebagai seorang pejuang suci dalam mengalahkan para monster. Sebuah takdir yang harus dijalankan untuk menjadi seorang “Godwoken”